Jumat, 20 April 2018

Cloud Computing dan Grid Computing

Cloud Computing
Image result for kelebihan dan kekurangan grid computing 
Istilah cloud computing atau komputasi awan mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Tetapi, teknologi ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2000, ketika internet dijadikan sebagai pusat data seperti sekarang dan sudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh penggunaan cloud computing dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika e-mail tersimpan di Gmail atau dokumen tersimpan di Google Drive. Bahkan, media sosial seperti Facebook dan Twitter sebenarnya adalah layanan cloud yang menyimpan torehan status kita.
Mengapa konsep ini disebut cloud computing? Dalam menjalankan proses komputasi, komputer menggunakan RAM, CPU, storage, dan sistem operasi. Kemudian, istilah “cloud” dalam cloud computing mewakili konsep internet yang digunakan untuk mengaksesnya. Jadi, cloud computing adalah penggabungan dari teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan yang menggunakan cloud (awan) sebagai perantaranya.
Dengan kata lain, Anda menggunakan jalur internet untuk mengakses sebuah mesin komputasi yang disediakan penyedia layanan cloud. Anda tidak perlu mengetahui server apa yang digunakan, bagaimana server itu dijalankan, atau berapa besar konsumsi listrik yang dibutuhkan mesin komputasi milik penyedia layanan cloud itu. Yang penting, Anda mendapatkan kemampuan komputasi yang dibutuhkan.
Mengapa cloud computing kini semakin dilirik? Salah satunya karena faktor fleksibilitas. Contohnya, saat ini Anda menyewa sebuah komputer dari cloud provider dengan spesifikasi RAM 1 GB, satu buah virtual CPU (vCPU), serta storage 20 GB. Di mesin itu, Anda memasang aplikasi apa saja sesuai dengan keinginan.
Beberapa bulan kemudian, penggunaan RAM ternyata penuh karena aplikasi menggunakan resource RAM yang banyak. Anda pun membutuhkan tambahan RAM. Dalam skenario non-cloud, Anda harus membeli dulu RAM (yang mungkin membutuhkan waktu lama). Namun, pada skenario cloud, Anda hanya perlu meminta cloud provider menambahkan spesifikasi RAM di mesin cloud Anda. Waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat dan Anda pun cukup membayar sesuai kebutuhan.
Beberapa kelebihan lain cloud computing adalah:
  1. Data terpusat.
    Salah satu yang bisa dianggap keunggulan teknologi ini adalah data terpusat berada di server. Kelebihan ini memungkinkan Anda mengakses mesin cloud Anda dari mana pun selama ada sambungan internet. Misalnya, jika Anda memiliki data di Google Drive yang sinkron antara komputer di rumah dan di smartphone, Anda bisa mengakses data tersebut di waktu yang sama karena data Anda sudah menggunakan server dari Google Drive.
  2. Fleksibel.
    Teknologi ini memiliki fleksibilitas dengan memudahkan dalam mengakses data Anda di mana pun dan kapan pun jika terhubung dengan jaringan layanan/internet. Misalkan, jika Anda dapat mengakses data yang tersimpan di Google Drive dari komputer rumah, Anda juga dapat mengakses data tersebut dari smartphone atau perangkat lain yang terhubung dengan internet.
  3. Memiliki skalabilitas yang tinggi
    Keuntungan lainnya, Anda dapat menambah atau mengurangi spesifikasi/sumber daya dari kapasitas server yang digunakan. Misal, jika RAM Anda penuh karena banyaknya yang mengakses aplikasi Anda, Anda tidak perlu membeli RAM baru, tetapi cukup meminta kepada cloud provider untuk menambah/upgrade beberapa GB saja. Selain itu Anda juga dapat mengurangi/downgrade RAM ke spesifikasi semula.
  4. Investasi.
    Dengan teknologi cloud computing, Anda dapat menghemat biaya investasi untuk membeli sebuah server/komputer fisik. Misal, jika Anda memiliki perusahaan dan membutuhkan sumber daya yang besar dalam menjalankan aplikasi, Anda tidak perlu membeli hard drive baru dan tidak perlu juga memikirkan biaya-biaya lainnya seperti maintenance, listrik, lisensi, dan lain-lain. Walhasil, Anda dapat berorientasi pada profit dan perkembanga bisnis.
Akan tetapi, cloud computing pun memiliki beberapa kekurangan yang harus diantisipasi. Kekurangan itu antara lain:
  1. Kerahasiaan data tidak terjamin. 
    Selalu ada risiko data user dapat diakses oleh orang lain yang tidak berkepentingan.
  2. Sangat bergantung pada koneksi internet. 
    Internet merupakan satu-satunya jalan menuju cloud computing. Ketika tidak ada koneksi internet di tempat Anda, atau jalur internet menuju cloud provider sedang bermasalah, secara otomatis akses ke mesin cloud computing Anda akan terputus.
  3. Tingkat keamanan yang belum terjamin. 
    Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti Anda mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada cloud provider. Saat mengalami gangguan, Anda tidak dapat menuntut pihak server karena kesalahan data-data tersebut.

Jenis-jenis cloud computing

Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:

1. Software as a Service (SaaS)

 

Adalah salah satu layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. User hanya tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik.
Contoh, layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail), social network (Facebook, Twitter, LinkedIn) instant messaging (Yahoo Messenger, Skype, Line, WhatsApp) dan masih banyak lagi yang lain.
Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai sekarang bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. 
Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh, Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud.

2. Platform as a Service (PaaS)


Adalah layanan dari Cloud Computing kalau kita analogikan dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat.
Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan.
Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya.
Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS.
Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.

3. Infrastructure as a Service (IaaS)


Adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa.
Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya.
Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dan sebagainya.
Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dan lainnya dengan segera


Setelah kita bahas apa itu Cloud Computing dan jenis layanan-nya, sekarang kita bahas tentang berberapa terminologi yang sering dipakai dalam Cloud Computing. Kita mulai dari 3 terminologi berikut: Public Cloud, Private Cloud dan Hybrid Cloud.

1. Public Cloud


Adalah layanan Cloud Computing yang disediakan untuk masyarakat umum. Kita sebagai user tinggal mendaftar ataupun bisa langsung memakai layanan yang ada. Banyak layanan Public Cloud yang gratis, dan ada juga yang perlu membayar untuk bisa menikmati layanan-nya.
Contoh Public Cloud yang gratis: Windows Live Mail, GoogleMail, Facebook, Twitter dan sebagainya.
Contoh Public Cloud yang berbayar: SalesForce, Office 365, Adobe Creative Cloud, Windows Azure, Amazon EC2, dan sebagainya.
Keuntungan: Kita tidak perlu investasi dan merawat infrastruktur, platform ataupun aplikasi. Tinggal pakai secara gratis (untuk layanan yang gratis) atau bayar sejauh pemakaian kita (pay as you go).
Kerugian:
Sangat tergantung dengan kualitas layanan internet yang kita pakai, jika koneksi internet mati, kita tidak bisa memakai layanan-nya. Untuk itu kita perlu pikirkan secara matang infrastruktur internet-nya.
Tidak semua penyedia layanan, menjamin keamanan data kita. Untuk itu kita perlu hati-hati untuk memilih provider Public Cloud ini. Pelajari dengan seksama profil dan Service Level Agreement dari penyedia layanan.

2. Private Cloud


Adalah layanan Cloud Computing, yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan internal dari organisasi/perusahaan. Biasa-nya departemen IT akan berperan sebagai Service Provider (penyedia layanan) dan departemen lain menjadi user (pemakai).
Sebagai Service Provider tentu saja Departemen IT harus bertanggung jawab agar layanan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan standar kualitas layanan yang telah ditentukan oleh perusahaan, baik infrastruktur, platform maupun aplikasi yang ada.
Contoh layanannya:
SaaS: Web Application internal, Sharepoint, Mail Server internal, Database Server untuk keperluan internal.
PaaS: Sistem Operasi + Web Server + Framework + Database yang disediakan untuk internal
IaaS: Virtual Machine yang bisa di-request sesuai dengan kebutuhan internal
Keuntungan:
Keamanan data terjamin, karena dikelola sendiri.
Menghemat bandwith internet ketika layanan itu hanya diakses dari jaringan internal.
Proses bisnis tidak tergantung dengan koneksi internet, tapi tetap saja tergantung dengan koneksi internet lokal (intranet).
Kerugian:
Investasi besar, karena kita sendiri yang harus menyiapkan infrastruktur-nya.
Butuh tenaga kerja untuk merawat dan menjamin layanan berjalan dengan baik.

3. Hybrid Cloud


Adalah gabungan dari layanan Public Cloud dan Private Cloud yang di-implementasikan oleh suatu organisasi/perusahaan. Dalam Hybrid Cloud ini, kita bisa memilih proses bisnis mana yang bisa dipindahkan ke Public Cloud dan proses bisnis mana yang harus tetap berjalan di Private Cloud.
Contohnya:
Perusahaan A, menyewa layanan dari Windows Azure (Public Cloud) sebagai “rumah” yang dipakai untuk aplikasi yang mereka buat, tapi karena aturan undang-udang yang berlaku, data nasabah dari perusahaan A tidak boleh ditaruh di pihak ketiga, karena perusahaan A taat pada aturan yang ada, maka data dari nasabah tetap disimpan di database mereka sendiri (Private Cloud), dan aplikasi akan melakukan koneksi ke database internal tersebut.
Perusahaan B, menyewa layanan dari Office 365 (Public Cloud), karena perusahaan B tersebut sudah punya Active Directory yang berjalan diatas Windows Server mereka (Private Cloud) maka kita bisa konfigurasikan Active Directory tersebut sebagai identity untuk login di Office 365.
Keuntungan:
Keamanan data terjamin, karena data bisa dikelola sendiri (hal ini TIDAK berarti bahwa menyimpan data di public cloud tidak aman ya).
Lebih leluasa untuk memilih mana proses bisnis yang harus tetap berjalan di private cloud dan mana proses bisnis yang bisa dipindahkan ke public cloud dengan tetap menjamin integrasi dari kedua-nya.
Kerugian:
Untuk aplikasi yang membutuhkan integrasi antara public cloud dan private cloud, maka infrastruktur internet harus dipikirkan secara matang.

Grid Computing

   Komputasi grid adalah  penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar. atau bisa di bilang suatu bentuk jaringan. Tidak seperti jaringan konvensional yang berfokus pada komunikasi antar perangkat, memanfaatkan komputasi grid siklus pengolahan yang tidak terpakai dari semua komputer dalam jaringan untuk memecahkan masalah juga intensif untuk setiap mesin yang berdiri sendiri.
Sebuah proyek komputasi grid terkenal adalah SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence) proyekHome, di mana pengguna PC di seluruh dunia menyumbangkan siklus prosesor yang tidak terpakai untuk membantu pencarian tanda-tanda kehidupan di luar bumi dengan menganalisis sinyal yang datang dari luar angkasa. Proyek ini bergantung pada pengguna individu secara sukarela untuk memungkinkan proyek untuk memanfaatkan kekuatan pemrosesan yang tidak terpakai dari komputer pengguna. Metode ini menghemat proyek baik uang dan sumber daya.
Komputasi grid tidak memerlukan software khusus yang unik untuk proyek komputasi yang grid sedang digunakan.

Latar Belakangnya adalah  perkembangan kecepatan prosesor berkembang sesuai dengan Hukum Moore, meskipun demikian bandwith jaringan komputer berkembang jauh lebih pesat. Semakin cepatnya jalur komunikasi ini membuka peluang untuk menggabungkan kekuatan komputasi dari sumber-sumber komputasi yang terpisah. Perkembangan ini memungkinkan skala komputasi terdistribusi ditingkatkan lebih jauh lagi secara geografis, melintasi batas-batas domain administrasi yang sudah ada.
Pesatnya perkembangan teknologi komputer di negara-negara maju, membuat para penelitinya semakin haus akan tenaga komputasi yang dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang mereka hadapi. Walaupun sudah memiliki supercomputer dengan kapasitas yang sangat tinggi , apa yang sudah ada ini pun dirasa tetap kurang, karena mereka berusaha memecahkan permasalahan yang lebih besar lagi. Setelah semua komputer yg dimiliki seorang "peneliti haus tenaga komputasi" dipergunakan habis-habisan untuk memecahkan masalahnya, setelah berbagai cara untuk memecahkan masalah dicoba, dan dipilih yang paling efisien, tapi tetap masalahnya belum bisa dipecahkan juga, apa yang harus dia lakukan? Komputasi grid adalah salah satu jawaban dari pertanyaan ini.


Sebuah sistem komputasi grid menggunakan konsep yang sama: membagi beban di beberapa komputer untuk menyelesaikan tugas lebih efisien dan cepat. Sebelum pergi terlalu jauh lagi, mari kita cepat melihat sumber komputer:
1. Central processing unit (CPU): Sebuah CPU adalah mikroprosesor yang melakukan operasi matematika dan mengarahkan data ke lokasi memori yang berbeda. Komputer dapat memiliki lebih dari satu CPU.
2. Memory: Secara umum, memori komputer adalah jenis penyimpanan elektronik sementara. Memori terus dekat data yang relevan di tangan untuk mikroprosesor. Tanpa memori, mikroprosesor harus mencari dan mengambil data dari perangkat penyimpanan yang lebih permanen seperti hard disk drive.
3. Penyimpanan: Dalam jaringan istilah komputasi, penyimpanan mengacu pada perangkat penyimpanan data permanen seperti drive hard disk atau database.
Biasanya, komputer hanya dapat beroperasi dalam keterbatasan sumber daya sendiri. Ada batas atas untuk cara cepat dapat menyelesaikan operasi atau berapa banyak informasi yang dapat menyimpan. Sebagian besar komputer yang upgradeable, yang berarti itu mungkin untuk menambah daya lebih atau kapasitas untuk satu komputer, tapi itu masih hanya peningkatan inkremental dalam kinerja.
Sistem komputasi grid menghubungkan sumber daya komputer bersama-sama dengan cara yang memungkinkan seseorang menggunakan satu komputer untuk mengakses dan memanfaatkan kekuatan yang dikumpulkan dari semua komputer dalam sistem. Untuk pengguna individu, seolah-olah komputer pengguna telah berubah menjadi superkomputer.

Contoh Grid Computing:

a) Scientific Simulation
Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.

b) Medical Images
Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image. Contohnya adalah eDiaMoND project.

c) Computer-Aided Drug Discovery (CADD)
Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC).

d) Big Science
Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsorioleh pemerintah Contohnya terdapat di DEISA.

e) E-Learning
Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid.

f) Visualization
Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.

g) Microprocessor design
komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada diMicroprocessor Design Group at IBM Austin.
Beberapa konsep dasar dari grid computing :
  • Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal.
  • Sumber daya berbeda dapat mempunyai kebijakan dan mekanisme berbeda, mencakup Sumber daya komputasi dikelola oleh sistem batch berbeda, Sistem storage berbeda pada node berbeda, Kebijakan berbeda dipercayakan kepada user yang sama pada sumber daya berbeda pada Grid.
  • Sifat alami dinamis: Sumber daya dan pengguna dapat sering berubah
  • Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas elektronik, di internet)
  • Tiga hal yang di-,sharing dalam sebuah sistem grid, antara lain : Resource, Network dan Proses. Kegunaan / layanan dari sistem grid sendiri adalah untuk melakukan high throughput computing dibidang penelitian, ataupun proses komputasi lain yang memerlukan banyak resource komputer.
Cara Kerja Grid Computing :
Menurut tulisan singkat oleh Ian Foster ada check-list yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahwa suatu sistem melakukan komputasi grid yaitu :
  • Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat. Seandainya sumber daya yang digunakan berada dalam satu cakupan domain administratif, maka komputasi tersebut belum dapat dikatakan komputasi grid.
  • Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu). Komputasi grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar. Kesepakatan dan standar yang dibutuhkan adalah dalam bidang autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya, dan akses terhadap sumber daya.
  • Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.
Kemudian hal yang tidak boleh dilupakan adalah mengenai keberadaan dari elemen-elemen dari grid computing, elemen ini tidak bisa dilepaskan dari grid computing. Elemen grid computing adalah berikut :

  • Hardware
  • Software
  • Brainware
Dibalik kemudahan setiap komputasi yang sudah ada selama ini, maka ada kekurangan/kelemahan yang dimilikinya. Dibawah ini saya akan memberikan info mengenai kelebihan dan kekurangan apa saja yang dimiliki oleh grid computing ini :


KELEBIHAN :
  • Grid computing menjanjikan peningkatan utilitas, dan fleksibilitas yang lebih besar untuk sumberdaya infrastruktur, aplikasi dan informasi. Dan juga menjanjikan peningkatan produktivitas kerja perusahaan.
  • Grid computing bisa memberi penghematan uang, baik dari sisi investasi modal maupun operating cost–nya.
KEKURANGAN :
  • Manajemen institusi yang terlalu birokratis menyebabkan mereka enggan untuk merelakan fasilitas yang dimiliki untuk digunakan secara bersama agar mendapatkan manfaat yan lebih besar bagi masyarakat luas.
  • Masih sedikitnya Sumber Daya Manusia yang kompeten dalam mengelola grid computing. Contonhya kurangnya pengetahuan yang mencukupi bagi teknisi IT maupun user non teknisi mengenai manfaat dari grid computing itu sendiri.

Sumber :
https://infokomputer.grid.id/2015/12/fitur/mengenal-cloud-computing-kelebihan-kekurangan/
https://www.progresstech.co.id/blog/jenis-cloud/
http://muhamadreggi.blogspot.co.id/2015/06/penjelasan-kekurangan-dan-kelebihan.html

Sabtu, 16 Desember 2017

PROPOSAL PROYEK APLIKASI SISTEM INFORMASI PERCETAKAN BERBASIS WEB

PROPOSAL PROYEK
APLIKASI SISTEM INFORMASI PERCETAKAN BERBASIS WEB GUNA MEMPERMUDAH PEMESANAN PADA CV. ZAHRA SABLON DENGAN MENGGUNAKAN PHP, MYSQL DAN MACROMEDIA FLASH


1.    Latar Belakang
Perkembangan dunia informasi dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan dan perkembangan. Hal tersebut didukung dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju dan memadai. Sehingga informasi dapat diakses secara cepat, tepat, terkini, serta akurat. Selain berdasarkan pada hal tersebut, penyajian suatu informasi juga perlu mendapatkan perhatian serius untuk menarik costumer.
Pada CV. Zahra Sablon adalah suatu usaha yang bergerak dalam bidang percetakan atau Advertaising. Perusahaan tersebut mendapat permasalah yang sering timbul diakibatkan promosi atau informasi yang masih menggunakan brosur dan pamplet yang diberikan kepada masyarakat disekitarnya. Yang menjadi kelemahan adalah perusahaan kesulitan dalam penyampain informasi tentang produk-produk yang dipasarkan. Selain itu transaksi yang dilakukan di dalam perusahaan juga kurang optimal dikarenakan custumor tidak bisa datang langsung dikarenakan kekurangan waktu luang yang sedikit. Sehingga customer memilih perusahaan lain.
Dengan adanya permasalahan inilah penulils membuat desain website sebagai media optimalisasi promosi bagi CV. Zahra Sablon. Desain website ini bukan hanya mempromosikan suatu produk tetapi website ini juga bisa memesan produk secara online dengan mengirim data gambar kepada perusahaan.
Berdasarkan permasalahan maka penulis memberikan solusi dengan membuat sebuah desain website secara online pada Cv. Zahra Sablon dengan mengunakan PHP , MySql dan Macromedia Flash . Desain website tersebut diharapkan dapat membantu dan meningkatkan penyampaian informasi, serta memudahkan customer untuk memesan secara Online.


2.    Rumusan Masalah
Sesuai dengan permasalahan yang telah disampaikan diatas maka perumusan masalah yang penulis ajukan adalah “Bagaimana membuat desain web sebagai media informasi Pemesanan pada CV. Zahra Sablon dengan menggunakan PHP, MySql dan Macromedia Flash. Membantu eksekutif dalam mendapatkan data / informasi yang berguna dari internal maupun eksternal dan juga dalam mengambil sebuah keputusan.
3.    Ruang Lingkup
Untuk memudahkan dalam pengumpulan data dan penulisan proposal proyek ini maka perlu adanya pokok pembahasan sebagai berikut :
1.      Contoh- contoh Produk
2.      Pemesanan
3.      Pembayaran
4.      Pelaporan customer
4.      Tujuan & Manfaat Tujuan :
  •   Tujuan Pokok
Tujuan pokok dari Tugas Proyek ini adalah mendesign system informasi berbasis web dengan menggunakan php, mysql dan macromedia flash pada CV. Zahra Sablon guna memudahkan pemesanan produk
  •   Tujuan Eksekutif
Untuk mempermudah eksekutif mendapatkan data dan informasi informasi-informasi baik secara internal maupun eksternal. memantau proses bisnis yang berjalan seperti contoh produk, pemesanan, pembayaran dan laporan aktifitas bisnis.
Manfaat :
  • Memudahkan pelanggan dalam memesan produk / order
  • Memperluar wilayah usaha
  • Memudahkan dalam promosi CV. Zahra Sablon


5.      Metodologi
Metodologi merupakan elemen yang paling mendasar dari suatu proses bisnis. Berikut ini
adalah suatu metodologi untuk merealisasikan proyek “Aplikasi Sistem Informasi Percetakan Berbasis Web” akan ditempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1.   Studi Kelayakan
Mempelajari proses-proses dan identifikasi data-data yang dibutuhkan dalam perancangan “Aplikasi Sistem Informasi Percetakan Berbasis Web” sehingga dapat memenuhi kebutuhan Perudahaan dalam hal ini Eksekutif untuk meningkatkan pelayanan efisiensi dan keputusan.
2.    Desain Fungsi
Melakukan desain sistem secara detail, mulai dari Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), desain file, desain tabel, relasi tabel dan sebagainya sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsi-fungsi bisnis yang dikehendaki.
3.    Pemrograman
Melakukan coding untuk merealisasikan desain fungsi yang telah dibuat. Lama Pengerjaan dan Jumlah baris coding ini turut menentukan besar-kecilnya harga Aplikasi yang dibuat.
4.      Pengujian
Black Box Testing

  • Uji Prilaku (behavior testing)
  • Focus input / output
  • Fungsionalitas
5.      Pelatihan
Sebelum aplikasi program dijalankan/ kunjungi oleh user, pihak developer proyek perangkat lunak bertanggung jawab melatih costumer atau eksekutif dari CV Zahra Sablon yang hendak mengoperasikan program aplikasi yang telah dibuat. Pihak pengembang juga berkewajiban


memberikan informasi yang benar dan terbuka sehingga tidak menyulitkan para pengguna selanjutnya.
6.   Pemeliharan
Proyek perangkat lunak tidak bisa selesai begitu saja setelah diserahterimakan, tetapi masih berlanjut hingga tenggang waktu yang cukup untuk memastikan bahwa produk perangkat lunak yang telah diserahkan tersebut bisa beroperasi dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti.
7.   Dokumentasi
Dalam sebuah proyek bisa terdiri dari beberapa dokumen. Dokumen dibuat untuk melihat kemajuan proyek yang sedang dikembangkan, sebagai referensi untuk bug bila terjadi kendala, sebagai pedoman operasional dan sebagainya.
6.   Waktu Pelaksanaan Proyek :

7.      Angaran Biaya
Biaya Persiapan :

Biaya Pengerjaan : 

Kamis, 05 Oktober 2017

Softskill Pengantar Bisnis Informatika

Nama : Dinokta Pangestu
Kelas : 4IA21
Tugas pengantar bisnis infomatika mencari informasi tentang sebuah perushaan yang bergerak di bidang informatika..?

Nama perusahaan : Swarna FMTV. 
Web perusahaan   : www.swarnafmtv.com

            Perusahaan Swarna FMTV merupakan start up yang bergerak dibidang : e-commerce, pembuatan website, aplikasi android, iOS, campaign, advertising dan SEO. 
Perusahaan ini berlokasi di pondok pinang.
Perusahaan yang dimiliki oleh Anto Lupus ini memiliki 7 orang karyawan dan 3 orang atasan. 
Nanda Bahryansyah Gumai sebagai Sutradara dan Producure, Handi Hastapraja sebagai Eksekutif producer dan penanggung jawab keuangan, Azka Ammar Firdaus sebagai Creative dan Cameramen, Wisnu Budi Laksono sebagai Programmer, IT Support dan Audio Engineering, Pinandito Anjas Wicaksono sebagai Desainer, Editor dan Creative, Muhamad Fadhil sebagai Editor dan Producer TV, Hafidz Islami sebagai Editor dan Cameramen, Gunawan sebagai Runner dan Cameramen, dan Faiz sebagai Cameramen dan Audio Engineering.
            Menurut Wisnu Budi Laksono selaku programmer Swarna FMTV. Perusahaan yang berlokasi di pondok pinang memiliki ruang lingkup kerja nasional dengan sasaran konsumen dari perusahaan swasta, kementrian, penerbangan dan orang-orang yang membutuhkan jasa pembuatan website dsb. Dengan rancangan anggaran dan biaya kerja 150jt, omset pendapatan Swarna FMTV dalam sebulan dapat mencapai 200jt dimana itu hanya dari program TV-nya saja, belum termasuk project lain-lainya. Misalkan saja, untuk pembuatan suatu website, Swarna FMTV mematok harga 5jt untuk satu orang programmernya.
            Sistem untuk penggajian pada Swarna FMTV menerapkan sistem bagi rata, misal 20% milik perusahaan dan menggaji karyawan sesuai dengan bidangnya. Untuk Wisnu sebagai programmer, gaji pokok yang diperolehnya perbulan hanya 1jt, akan tetapi bila ada project membuat website dia bisa mendapatkan 5jt perwebsitenya. Sedangkan untuk pembuatan aplikasi android/iOS dibandrol dengan harga 7jt. Acara TV yang ditayangkan oleh Swarna FMTV seperti film, review film, acara musik, property dan talkshow. Beberapa acara yang ada seperti Paramesuara, bioskop indie, layer cinema, rumahku, swarna music, indie stor. Untuk alat-alat yang digunakan pada proses kerjanya yaitu, Camera, boom mic, bluescreen, lightning, monitor, pc, mac, laptop, phone, vtr (video tape recording), mixer, guitar, soundcard, clip on, clipper.

Daftar Pustaka : 
http://diidy378.wixsite.com/softskill/single-post/2016/10/21/Softskill-Pengantar-Bisnis-Informatika 

Kamis, 15 Juni 2017

Game Online Yang Menerapkan AI

1. Ketika pertama kali dirilis, FIFA 16 dibanderol dengan harga yang tidak murah. Lalu apakah ada alasan bagi gamer untuk membeli FIFA 16? Tentu ada! Selain karena lisensi lengkap dari organisasi sepakbola dunia, EA Sports mengklaim bahwa FIFA 16 merupakan penyempurnaan dari seri-seri sebelumnya. Jika di FIFA 15, gamer diberikan pengalaman bermain lebih arcade, passing cepat, serta dominasi perpaduan kekuatan dan kecepatan pemain, seperti Messi ataupun Christiano Ronaldo. Maka FIFA 16 hadir dengan cita rasa berbeda yang (mungkin) melencengkan ekspektasi para fans. Ya, FIFA 16 datang dengan membawa perombakan berbagai elemen, mulai dari urusan passing, crossing, dribbling sampai shooting.
fifa
Dari ketiga mode yang dicoba hanya Career mode dan Pro Club yang terasa perbedaannya. Di mode Pro Club, pemain belakang yang kadang dikendalikan oleh artificial intelligence (AI) kini dapat dengan sigap melakukan covering dengan cepat dan tekel lebih efisien saat kita tidak mengontrolnya. Meskipun kadang, AI justru lebih banyak melakukan passing tidak penting di area pertahanan sendiri dan tidak jarang juga melakukan error pass yang berujung gol. Sedangkan di Career Mode, pemain belakang semakin militan menjaga area pertahanannya dan tidak jarang, pemain sekelas Benteke disenggol jatuh oleh bek yang justru memiliki postur dan secara fisik lebih kecil seperti Luke Shaw.
Tampaknya fitur yang satu ini agak sedikit overpowered dan tidak balance. Pasalnya secara statistik, sang penyerang memiliki body balance yang lebih besar ketimbang bek Manchester United tersebut.
Bagaimana dengan Control in Midfield? Hal ini mungkin masih bergantung pada formasi yang gamer pilih. Jika menggunakan formasi menyerang seperti 3-4-3 ataupun 4-2-1-3, maka pemain akan jarang melakukan intercept sebagaimana yang dijanjikan. Passing di FIFA 16 masih sama seperti seri lawas. Cukup dengan menekan tombol R1 dan X pemain akan melakukan driven pass, bola yang ditendang akan melaju lebih cepat dan bertenaga.

2. Need For Speed: Hot Pursuit (2010) adalah salah satu seri dari franchise game balap populer Need for Speed keluaran Electronic Arts. Sebenarnya judul ini sudah pernah dipakai pada seri sebelumnya, yaitu di tahun 1998 (NFS: Hot Pursuit) dan 2002 (NFS: Hot Pursuit 2). Mungkin EA memilih judul yang sama karena konsep game ini agak berbeda dari seri NFS biasanya, dan lebih terinspirasi oleh NFS original, yang waktu itu masih eksklusif untuk console3DO.
EA sendiri hanya bertindak sebagai publisher untuk game ini, sedangkan pengerjaannya dilakukan oleh Criterion Games, yang sebelumnya sukses menghasilkan game balap Burnout Paradise. Karenanya wajar saja kalau seri NFS Hot Pursuit ini agak berbeda dari game-game NFS terdahulu, dan lebih mirip Burnout Paradise.
NFS: Hot Pursuit – Info Cool PC Game Review
Need-For-Speed-Hot-Pursuit-2010

  • Jika pada seri-seri Need for Speed sebelumnya kita lebih banyak bermain sebagai pembalap jalanan, maka pada NFS: Hot Pursuit kita juga bisa bermain sebagai polisi. Ada dua mode permainan dalam game ini; sebagai pihak yang dikejar dan yang mengejar.
  • Tampilan grafis yang detail. Efek cuaca, tabrakan, debu pada jalanan sangat terasa pada game ini. Juga terdapat slow motion untuk adegan-adegan penting, seperti kalau kita bisa menghentikan laju musuh.
  • Seperti pada game-game NFS sebelumnya, banyak soundtrack yang asyik didengarkan ketika sedang bermain.
  • Pengendalian mobil lebih responsif, sehingga memudahkan untuk berbelok dengan mulus di tikungan tajam pada kecepatan tinggi.
  • Banyak cara untuk menghentikan musuh, baik jika kita bermain sebagai polisi ataupun penjahat. Kita bisa menggunakan peralatan seperti road block, spike strip, maupun EMP untuk menghentikan mobil lawan.
  • Artificial Intelligence yang lebih baik. Lawan kita cukup cerdas pada game ini, mereka sering melakukan manuver-manuver yang tidak terduga. Selain itu traffic juga responsif. Jika ada kendaraan datang dari arah depan, mereka bisa membanting setir secara tiba-tiba, yang membuka kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Perbedan Kedua Game Diatas adalah
Ai pada FIFA digunakan untuk mengerakkan pemain seperti pergerakan manusai yang sesungguhnya sedankan AI pada NFS digunakan untuk menggerakan mobile melaju di jalur yang telah ditentukan dengan kecepatan yang maksimal.

Game Berjaringan

Judul/Bab           : Game Berjaringan ( Tugas Bab 8 )  
Nama                   : Dinokta Pangestu  
NPM                    : 53414187
Kelas                    : 3IA21  
Mata Kuliah        : Pengantar Teknologi Game  
Nama Dosen       : Syefani Rachma Deski

Web games adalah permainan komputer yang dimainkan melalui internet menggunakan web browser. Game dapat diciptakan dan dijalankan menggunakan teknologi web standar atau browser plug-in. Browser game termasuk genre video game dan dapat dimainkan single-player atau multiplayer. Browser game juga portable dan dapat diputar pada perangkat yang berbeda atau beberapa web browser. 

Web based game datang dalam berbagai genre dan tema yang menarik bagi kedua pemain inti dan pemain kasual. Sebagai contoh, Zynga Farmville adalah permainan browser pertanian  populer yang menggunakan interface untuk interaksi mudah dengan mekanika game yang mudah dipahami untuk semua pemain. Permainan seperti Farmville juga sosial, dan disediakan untuk berinteraksi dengan pengguna lain di Facebook, serta prestasi anda dilaporkan melalui wall. Jenis permainan ini juga mencakup elemen PVP dan membangun jaringan sosial dalam bentuk liga, serikat pekerja, dll.
  • Kelebihan Game Online
  1. Bisa mendapat banyak teman.
  2. Jika Anda sedang atau sudah memainkan game online, Anda bisa menjual char Anda kepada orang lain dengan harga yang Anda tentukan sendiri.
  3. Mendidik rasa leadership dan teamwork.
  4. Mengajarkan rasa toleransi.
  5. Menambah kecepatan Anda dalam mengetik keyboard.
  • Kelebihan Game Offline (Game House)
  1. Memiliki banyak genre game, seperti FPS, TPS, RTS, RPG, Action, Fighting, Racing, Simulation, Puzzle, dll. Semua developer game sedang bersaing untuk mencari genre game yang unik dan baru sehingga dapat memikat pembelinya.
  2. Karena genre gamenya yang banyak, membuat si pemain memiliki wawasan tentang game lebih luas dibandingkan dengan pemain game online. (dari pengalaman saya, orang yang bermain game online akan kebingungan jika diajak mengobrol tentang game secara umum oleh pemain game offline)
  3. Pemain game offline juga akan memperkaya kosa kata bahasa Inggrisnya.
  4. Menambah pengetahuan tentang komputer baik software maupun hardware. Karena si pemain sering meng-install game, maka dia juga sering mengotak-atik komputernya. Kemudian karena dia pecinta game offline dan ingin membeli game baru, maka dia akan mencari tahu tentang hardware apa saja yang dia perlukan.
  5. Game offline memiliki kualitas grafis dan cerita yang lebih bagus ketimbang game online.
  • Kekurangan Game Online
  1. Menghabiskan uang bagi mereka yang bermain game online di warnet.
  2. Menghabiskan banyak waktu, karena si pemain ingin segera menaikkan level char-nya.
  3. Genre game-nya sedikit, seperti RPG dan FPS saja. Meskipun ada genre yang lain, tapi hanya sedikit, seperti AyoDance dan Showtime yang termasuk kedalam genre Simulation/Arcade.
  4. Game online memiliki kualitas grafis dan cerita yang jelek.
  5. Beberapa pemain akan terpancing untuk menggunakan cheat yang akan merugikan perusahaan developer-publisher dari game tersebut dan pemain lain.
  • Kekuranga Game Offline (Game House)
  1. Si pemain akan bermain sendiri. Mekipun beberapa game offline ada yang multiplayer, seperti PES, FIFA, Street Fighter, Split Second, dll. Namun multiplayer di sini hanya cukup untuk sekitar 2 - 8 orang saja.
  2. Karena jarang keluar rumah, si pemain menjadi orang yang tidak mampu bersosialisasi dengan baik.
  3. Menghabiskan banyak uang untuk membeli game baru dan untuk upgrade komputernya.
  4. Jika game sudah tamat, maka akan terjadi kejenuhan.
  5. Beberapa pemain akan terpengaruh dengan genre game yang dia mainkan. Misalnya game Action yang mengandung banyak kekerasan atau karena cerita game-nya yang seperti film sehingga ada sex scene yang tidak pernah diduga oleh si pemain sebelumnya.
Kesimpulannya, game online memiliki keunggulan dalam hal kebersamaan, solidaritas, dan toleransi. Sedangkan game offline memiliki keunggulan dalam hal pengetahuan, wawasan, dan kemampuan (skill). Sekarang terserah Anda ingin memainkan game yang mana, asalkan jangan lupa dengan waktu, ibadah, dan pekerjaan.

Daftar Pustaka
http://kuranglebihseperti.blogspot.co.id/2012/10/kelebihan-dan-kekurangan-game-online.html